Health

Bahaya Konsumsi Daging Berlebih Bagi Kesehatan

Pada umumya, saat momentum Idul Adha konsumsi daging merah meningkat baik itu daging sapi, domba dan kambing.  Berbagai macam makanan olahan yang berbahan dasar daging merah seperti satai, rendang, bakso, steak dan aneka macam makanan olahan daging merah lainnya.  Dalam tulisan ini, kami akan menyampaikan bahaya konsumsi daging berlebih.

Sebelumnya kita harus tahu berapa konsumsi ideal per orang per hari mengkonsumsi daging.  Dilansir oleh Nydailynews di Amerika memiliki standar konsumsi daging merah per orang per hari di Amerika yaitu sebagai berikut:

Wanita

  1. Antara 19 s.d 30 tahun dianjurkan mengkonsumsi 5,5 ons daging merah per hari
  2. Antara 31 s.d 50 tahun dianjurkan mengkonsumsi 5 ons daging merah per hari

Pria

  1. Antara 19 s.d 30 tahun dianjurkan mengkonsumsi 6,5 ons daging merah per hari
  2. Antara 31 s.d 50 tahun dianjurkan mengkonsumsi 6 ons daging merah per hari

Sementara itu menurut Prof Dr. Hardinsyah, MS seorang ahli gizi IPB kepada detikHealth mengatakan bahwa konsumsi daging merah harian itu idealnya tidak lebih dari 7 ons sehari.  Untuk saat ini, jika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS).  Konsumsi rata-rata per kapita seminggu untuk daging merah sapi atau kerbau di Indonesia yaitu berkisar antara 0,007 kg per orang nya yang artinya masih jauh dari kondisi ideal.

Beberapa sumber juga ada yang mengatakan batas harian mengkonsumsi daging yaitu 90 gram per hari atau setara dengan tiga iris tipis potongan daging merah sapi.  Sedangkan bagi Anda yang punya risiko penyakit tidak lebih 70 gram per hari.  Sementara untuk anak-anak tentunya jauh dibawah kondisi orang dewasa tersebut disesuaikan dengan usia dan ukuran tubuhnya.

Namun, percaya tidak percaya kondisi ini akan mungkin jauh dari ideal saat momentum idul Adha.  Konsumsi daging merah akan meningkat cukup pesat.  Tentunya hal ini harus kita waspadai. Karena kondisi yang berlebih juga sangat mungkin akan berbahaya bagi kesehatan.  Berikut ini adalah empat risiko penyakit yang mungkin dapat terjadi karena konsumsi daging merah berlebih yang telah kami rangkum dari berbagai sumber:

Resiko Penyakit Tekanan Darah Tinggi

Kebanyakan masyarakat di Indonesia mengetahui bahwa konsumsi daging berlebih dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ya, kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh adanya penumpukkan lemak dan kolesterol yang tinggi pada pembuluh darah sehingga terjadi penyempitan pada arteri dan berujung adanya tekanan darah yang membesar atau sering kita sebut tekanan darah tinggi.

Resiko Penyakit Diabetes

Konsumsi daging berlebih juga dapat memicu terkena penyakit diabetes.  Hal ini terjadi karena daging merah membuat kadar gula darah menjadi naik tinggi.  Daging yang menumpuk ini menyebabkan pakreas harus bekerja ekstra untuk memproduksi insulin untuk mengolah gula yang masuk.  Nah yang berbahaya adalah ketika pankreas sudah tidak mampu lagi memenuhi insulin tersebut maka gula yang berlebih tidak dapat diolah dan justru akan bercampur kedalam darah dan urine. Dalam sebuah Studi yang dikeluarkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa makan 100 gram daging merah setiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes 19%.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Konsumsi daging merah yang banyak dalam waktu singkat dapat memicu kondisi GERD, yaitu kondisi adanya aliran balik isi lambung ke kerongkongan karena klep antar lambung dan kerongkongan melemah seperti yang di sampaikan oleh Dr. Ari Fahrian Syam Sp.PD di healthKompas.  Hal ini terjadinya karena lemak yang berlebih dan menyebabkan pengosongan lambung menjadi lambat sehingga isi lambung berbalik arah ke kerongkongan.  Jika kalian pernah merasakan ada sesuatu yang balik arah dari lambung naik ke atas sesaat makan daging merah, inilah kondisi GERD tersebut.  Gejala lainnya adalah nyeri ulu hari, kembung, begah dan sering sendawa.

Resiko Penyakit Jantung dan Stroke

Ketika kita mengkonsumsi daging merah tentunya kolesterol dalam tubuh akan meningkat. Lemak-lemak tak jenuh inilah yang berpotensi menghambat kerja saluran darah menuju lambung.  Sehingga menyebabkan risiko terkena penyakit jantung lebih besar.

Untuk itu, jika anda mengkonsumsi daging pastikan tidak berlebih dan harus tetap mengkonsumsi sayur serta buah.

Show More

Joko Priono, M.K.K.K.

HSE Senior Specialist. Magister Keselamatan & Kesehatan Kerja Universitas Indonesia

Tinggalkan Komentar di sini

Back to top button
Close
Close