Health

Serangan Heat Stroke karena Dehidrasi Tubuh

Akhir-akhir ini olahraga ketahanan tubuh (endurance sport) seperti marathon, triathlon, bersepeda sangat digemari dan banyak diselenggarakan dalam bentuk secara masal. Hal yang sering dijumpai dalam melakukan olahraga ini para peserta maupun penyelenggara kurang memperhatikan asupan cairan ke dalam tubuh. Faktanya, seseorang dengan kondisi tubuh yang kekurangan cairan secara berlebihan dapat berisiko terserang heat stroke yang dapat memicu kerusakan otak, lebih fatal lagi dapat menyebabkan kematian.

Saat kita melakukan kegiatan olahraga yang berat sejenis olahraga ketahanan tubuh tersebut upayakan untuk minum sesering mungkin bukan hanya air putih biasa, tetapi cairan isotonik yang memiliki komposisi elektrolit (natrium, kalium, kalsium), mineral, dan glukosa yang menyerupai komposisi cairan tubuh yang hilang saat beraktivitas. Mengapa cairan yang dibutuhkan tubuh harus mengandung mineral? Karena, cairan yang mengandung mineral dapat melalukan penyerapan secara bertahap ke dalam tubuh. Penyerapan cairan yang terlalu cepat akan membuat tubuh mudah kekurangan cairan. Apabila sudah tidak ada cairan yang dapat diserap, sel-sel akan mengalami kerusakan dan tubuh akan mengalami kegagalan dalam mendinginkan suhu yang terus meningkat. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan heat stroke.

PENGERTIAN HEAT STROKE

Heat stroke adalah suatu kondisi terjadinya peningkatan suhu tubuh yang disebabkan oleh kegagalan mekanisme pengaturan suhu tubuh. Kondisi seperti ini sering terjadi pada seseorang yang mengalami kehilangan cairan tubuh secara cepat tanpa asupan cairan pengganti yang cukup, seperti saat berolahraga berat dalam cuaca panas, kepanasan, muntah, atau diare berlebihan.

PENYEBAB HEAT STROKE?

Heat stroke dapat terjadi akibat terkena udara panas yang terlalu lama, melakukan aktivitas yang berlebihan sehingga menyebabkan dehidrasi berat. Kejadian Heat stroke dapat menimpa siapa dan kapan saja tanpa memandang usia. Manusia memiliki sistem pengaturan suhu tubuh, apabila suhu di dalam tubuh terlalu panas mekanisme yang dilakukan tubuh adalah mengeluarkan keringat agar suhu di dalam tubuh tetap berada pada kisaran normal (360C-37.50C). Kegagalan mendinginkan suhu tubuh dapat terjadi ketika tubuh mengalami dehidrasi, yang menyebabkan panas berlebihan dan memicu terjadinya heat stroke.

GEJALA-GEJALA HEAT STROKE

Terdapat berbagai gejala yang umum terjadi pada seseorang yang terkena heat stroke, namun setiap individu memiliki reaksi yang berbeda-beda. Gejala umum yang terjadi adalah sakit kepala, pusing, mangalami kebingungan, mudah lesu, merasa panas (kering namun tidak berkeringat), suhu tubuh meningkat, hilang kesadaran, jantung berdetak cepat, dan halusinasi. Gejala yang umum muncul pada heat stroke menyerupai gejala penyakit lain, namun jika hal ini terjadi segeralah ke dokter atau layanan kesehatan terdekat!

PENCEGAHAN HEAT STROKE

Beberapa tindakan yang dapat mencegah serangan heat stroke yaitu:

  1. Minumlah dalam jumlah yang banyak ketika sedang melakukan kegiatan di luar ruangan, terutama pada hari yang panas. Minuman khusus isotonik merupakan pilihan terbaik dalam keadaan tersebut. Hindari minuman yang berkafein seperti kopi, teh, soda, dan alcohol karena dapat menyebabkan dehidrasi.
  2. Gunakan pakaian yang nyaman dan berwarna terang.
  3. Rencanakan aktifitas berat atau olahraga berat pada waktu-waktu yang teduh, seperti pagi atau sore hari.
  4. Gunakan topi, kacamata pelindung panas (sunglasses), atau gunakan payUng pada saat di bawah paparan sinat matahari.
  5. Apabilan hari terlalu panas dan kelembapan terlalu tinggi, sebabiknya lakukan aktifitas atau berolahraga di dalam ruangan.

MENANGANI SESEORANG TERSERANG HEAT STROKE?

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk meringankan seseorang dengan heat stroke sebelum datang ke layanan kesehatan atau hingga tim medis datang, yaitu:

  1. Bawa penderita heat stroke ke tempat teduh, bila terpapar matahari langsung.
  2. Buka dan longgarkan pakaiannya, lalu seka dengan air dingin dan kipasi untuk menstimulasi pengeluaran keringat.
  3. Letakan kantong es pada bagian ketiak dan pangkal paha.
  4. Baringkan penderita di tempat yang dingin dan angkat kakinya sedikit lebih tinggi.
  5. Segera periksakan ke dokter atau pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, atau Klinik Kesehatan) terdekat!

Mari hindari HEAT STROKE dengan persiapan aktivitas olahraga yang tapat dan meminum air yang cukup untuk mencegah DEHIDRASI pada tubuh kita!

Daftar Referensi :

  1. Dr.Herianto, Sp.S. 2015. “Waspadai Heat Stroke karena Dehidrasi”. Better health Media Edukasi Kesehatan Eka Hospital Edisi 2

Show More

Ida Fauziah

Aktivitas Ida saat ini adalah sebagai Nutrition Improvement Program Coordinator at JAPFA Foundation and Konsorsium Indonesia Bergizi. Ida merupakan Alumni Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia.

Tinggalkan Komentar di sini

Baca Juga
Close
Back to top button
Close
Close