Health

Tiga Pembahasan NAB yang perlu diketahui

Nilai Ambang Batas (NAB) Kebisingan, Suhu di ruang kerja dan Ergonomi

Kali ini, kami akan kupas tuntas mengenai beberapa NAB yang sering ditanyakan oleh rekan-rekan praktisi K3 yaitu NAB Kebisingan, NAB Suhu kerja dan NAB pekerjaan mengangkat. Pada pembahasan kali ini, kami tidak hanya menyingung terkait berapa standarnya namun juga dijelaskan bagaimana cara perhitungannya serta dibandingkan dengan beberapa referensi lainnya.

NAB Kebisingan

Kerap kali kita mendengar bahwa nilai ambang batas kebisingan atau standar kebisingan adalah 85 dBA. Namun, bagaimana jika ada seorang pekerja bekerja selama 8 jam dengan diruangan dengan rincian 3 jam pada noise level 88 dBA dan 1 jam pada intensitas noise level 91 dBA, 4 jam berada dengan noise level 85 dBA? Apakah dapat dikatakan pekerja ini sudah aman dari peluang risiko gangguan pendengaran (ketulian)?  Hal inilah yang banyak tidak dibahas dan diketahui oleh orang lain.  Dengan begitu, potensi gangguan pendengaran (ketulian) akan terus ada.  Saya bahas mengenai standar kebisingan pada artikel berikut ini https://hsepedia.com/kebisingan  

Noise Level

NAB Suhu di Ruang Kerja

Suhu di ruang kerja penting kita perhatikan. Kesalahan dalam menempatkan seseorang untuk bekerja pada suhu tertentu akan sangat membahayakan dirinya. Kita harus memahami standar suhu di tempat kerja dan kaitannya dengan beban kerja agar tidak mengalami gangguan kesehatan. Adapun gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh ketidaksesuaian antara standar suhu kerja, beban kerja dan alokasi waktu istirahat.  Saya bahas di https://hsepedia.com/standar-suhu-di-ruang-kerja/

suhu ruang kerja
suhu ruang kerja

NAB Pekerjaan Mengangkat

Nilai Ambang Batas untuk Pekerjaan Mengangkat ditentukan berdasarkan zona vertikal atau jarak titik awal pengangkutan dari lantai dan zona horizontal atau jarak horizontal diukur dari garis vertikal yang melalui titik tengah jarak antar mata kaki ke titik berat badan. Nah kan bingung maksudnya seperti apa? Karena beban angkat maksimal juga dipengaruhi oleh frekuensi angkat dalam waktu tertentu. Baik simak penjelasannya pada artikel tentang standar beban angkat https://hsepedia.com/nilai-ambang-batas-untuk-pekerjaan-mengangkat/

NAB Pekerjaan mengangkat
NAB Pekerjaan mengangkat pada frekuensi angkat tertentu

Bahaya ergonomi merupakan salah satu potensi bahaya yang kerap di jumpai di beberapa tempat kerja.  Masih adanya aktivitas manual handling dan beberapa pekerjaan lain yang memang tak dapat digantikan oleh robot dan alat lainnya merupakan alasan bahaya ergonomi masih sering dijumpai. Di beberapa perusahaan dan keinginan pekerja, bahwa mereka-mereka yang berisiko diwajibkan menggunakan Korset atau back support karena ada kekhawatiran terjadinya sakit pinggang, atau bahasa umumnya yang sering digunakan ialah turun berok atau secara medis disebut hernia.  Setelah kita membahas mengenai standar beban angkat, mari kita bahas mengenai penggunaan korset tersebut di https://hsepedia.com/penggunaan-korset-dalam-pencegahan-low-back-pain/

Show More

Joko Priono, M.K.K.K.

HSE Senior Specialist at Multinational Automotive Company. Master of Occupational Health & Safety- Universitas Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button